Address

Perm. Handayani, Jl. Handayani, Pekanbaru, Riau

Contact

Cara menonaktifkan style gutenberg – Secara default, editor gutenberg memuat CSS sendiri di front-end wordpress Anda. Ini bagus jika Anda menggunakan gutenberg sebagai editor situs. Tetapi bagaimana jika Anda tidak menggunakan atau menonaktifkan gutenberg pada situs Anda? Jika Anda hanya menonaktifkan gutenberg baik menggunakan kode ataupun plugin, tentunya style gutenberg akan tetap berjalan pada situs Anda.

Mengapa Harus di Non-aktifkan?

Salah satu alasan mengapa style pada gutenberg harus di non-aktifkan juga jika Anda hanya menonaktifkan gutenberg editor saja. Berikut alasannya, ini bertujuan untuk meningkatkan kinerja situs. Mengapa bisa meningkatkan kinerja situs? karena jika tidak di nonaktifkan, server akan memuat dan menampilkan style gutenberg meskipun tidak Anda pakai.

Jadi dengan menonaktifkan gutenberg css saat tidak diperlukan, itu berarti aset yang perlu dimuat untuk setiap permintaan halaman berkurang. Proses ini memiliki efek komulatif yang sangat besar pada kinerja situs wordpress Anda.

Berikut potongan kode css gutenberg ketika dimuat pada halaman situs Anda:

<link rel='stylesheet' id='wp-block-library-css'  href='https://c0.wp.com/c/5.9/wp-includes/css/dist/block-library/style.min.css' type='text/css' media='all' />

Jika ingin melihatnya pada situs Anda, cukup klik kanan pada halaman situs lalu pilih view source. Tekan pada keyboard tombol Ctrl + F secara bersamaan lalu Cari dengan kata kunci “wp-block-library-css” .

cara menonaktifkan style gutenberg
cara menonaktifkan style gutenberg

Cara Menonaktifkan Style Gutenberg

Jika tidak menggunakan gutenberg editor pada situs wordpress Anda, berikut cara menonaktifkan style gutenberg pada situs wordpress. Anda dapat menambhak kode berikut ini pada file function.php tema induk Anda, atau pada tema child yang Anda buat. Banyak cara untuk menambahkan kode berikut ini sesuai dengan keinginan dan kebutahan Anda.

Untuk mengurangi resiko kerusakan dan hal yang tidak di inginkan, lebih baiknya backup terlebih dahulu file yang ini Anda pakai untuk memasukkan kode ini. Tambahkan kode sederhana berikut ini:

// Cara menonaktifkan style gutenberg
function disable_gutenberg_wp_enqueue_scripts() {
	
	wp_dequeue_style('wp-block-library');
	wp_dequeue_style('wp-block-library-theme');
	
}
add_filter('wp_enqueue_scripts', 'disable_gutenberg_wp_enqueue_scripts', 100);

Kode ini akan menonaktifkan style gutenberg bawaan pada wp-block-library, dan juga menonaktifkan style gutenberg khusus tema wp-block-theme. Jika ingin mengaktifkannya kembali Anda dapat memberi tag comment atau menghapusnya. Jangan lupa untuk simpan kembali file yang Anda tambahkan atau hapus.

Jika Anda menggunakan woocmmerce dan tema storefront, Anda juga dapat menonaktifkan css gutenberg supaya tidak di eksekusi di frontend. Tambahkan kode berikut ini pada file function.php atau file kustom lainnya pada tema:

// disable gutenberg frontend styles
function disable_gutenberg_wp_enqueue_scripts() {
	
	wp_dequeue_style('wp-block-library');
	wp_dequeue_style('wp-block-library-theme');
	
	wp_dequeue_style('wc-block-style'); // disable woocommerce frontend block styles
	wp_dequeue_style('storefront-gutenberg-blocks'); // disable storefront frontend block styles
	
}
add_filter('wp_enqueue_scripts', 'disable_gutenberg_wp_enqueue_scripts', 100);

Fungsi dari kode ini adalah apa yang ada pada wp_dequeue_style() melakukan semua pekerjaan wordpress sesuai kebutuhan. Kode sangat efektif dan dapat dipakai untuk menonaktifkan style css apapun yang ada di wordpress. Anda dapat mempelajari wp_dwqueue_style() pada link ini: Dokumentasi di wordpress.og.

Demikianlah pembahasan mengenai cara disable style gutenberg jika Anda tidak menggunakan atau menonaktifkannya. Dengan cara ini akan meningkatkan kinerja situs Anda juga. Jika ada kendala ataupun masalah, Anda dapat mengajukan pada kolom komentar setelah pembahasan ini. Semoga bermanfaat dan terimakasih. 🙂

Sumber: https://digwp.com/


administrator

Eko Pramono lebih akrab disapa Pram, seorang web developer, suka nulis, suka ngegame, dan suka turing. Bekerja di salah satu perusahaan Digital Marketing.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.