Saat bekerja dengan Microsoft Excel, fungsi penjumlahan merupakan salah satu rumus yang paling sering digunakan.
Baik untuk menghitung total penjualan, jumlah data, maupun rekap laporan, Excel menyediakan rumus yang sangat fleksibel seperti SUM, SUMIF, dan SUMIFS.
Meskipun terlihat mirip, ketiga fungsi ini memiliki karakteristik dan penggunaan yang berbeda loh.
Di artikel ini kita akan membahas pengertian, perbedaan, hingga contoh penggunaannya agar lebih mudah dipahami — terutama bagi kamu yang sedang belajar Excel untuk kebutuhan kerja atau akademik.
1. Rumus SUM: Penjumlahan Dasar
Pengertian
SUM adalah rumus dasar untuk menjumlahkan angka dalam Excel. Rumus ini bisa menjumlahkan angka dalam sel, rentang (range), maupun angka manual.
Sintaks
=SUM(number1, number2, ...)

Maka rumus SUM:
=SUM(A2:D2)
Hasil

Kapan Menggunakan SUM?
- Saat ingin menjumlahkan angka secara langsung
- Saat tidak butuh kondisi atau filter
- Untuk penjumlahan jumlah besar secara cepat
2. Rumus SUMIF: Penjumlahan Dengan Satu Kriteria
Pengertian
SUMIF digunakan untuk menjumlahkan angka berdasarkan satu kriteria tertentu. Jadi, jika kamu ingin menjumlahkan angka tetapi hanya pada data yang memenuhi syarat tertentu, SUMIF adalah pilihan tepat.
Artikel lain: Perbedaan Koma ( , ) dan Titik Koma ( ; ) dalam Rumus Excel
Sintaks
=SUMIF(range, criteria, [sum_range])
Penjelasan:
- range = area yang akan dicek kondisinya
- criteria = kondisi yang harus dipenuhi
- sum_range (opsional) = area yang akan dijumlahkan
Contoh Soal

Jika ingin menjumlahkan penjualan Produk A, maka:
=SUMIF(A2:A4, "A", B2:B4)
Kapan Menggunakan SUMIF?
- Saat butuh filter sederhana (misalnya kategori tertentu)
- Contoh umum: menjumlahkan total penjualan, nilai siswa, atau jumlah stok berdasarkan satu kriteria
3. Rumus SUMIFS: Penjumlahan Dengan Banyak Kriteria
Pengertian
Berbeda dengan SUMIF, SUMIFS bisa menjumlahkan data berdasarkan lebih dari satu kriteria. Ini sangat berguna saat laporan membutuhkan filter lebih spesifik.
Sintaks
=SUMIFS(sum_range, criteria_range1, criteria1, criteria_range2, criteria2, ...)
Contoh soal:

Soalnya adalah, kita ingin menjumlahkan Produk A bulan Januari saja, bagaimana caranya? Ini contoh rumus yang digunakan
=SUMIFS(C2:C5, A2:A5, "A", B2:B5, "Jan")
Kapan Menggunakan SUMIFS?
- Saat laporan butuh filter detail (multi kondisi)
- Cocok untuk:
✔ laporan penjualan per produk & bulan
✔ akuntansi
✔ analisa data
✔ rekap KPI atau target
Perbedaan Secara Singkat SUM, SUMIF, SUMIFS
| Fungsi | Jumlah Kriteria | Kegunaan |
|---|---|---|
| SUM | 0 | Penjumlahan dasar |
| SUMIF | 1 | Penjumlahan dengan satu kondisi |
| SUMIFS | ≥ 2 | Penjumlahan dengan banyak kondisi |
Artikel selanjutnya: Belajar Fungsi Rumus LEFT, MID, RIGHT Excel: Penjelasan dan Contohnya
Kesimpulan
Rumus SUM, SUMIF, dan SUMIFS adalah kombinasi fungsi Excel yang sangat penting untuk pengolahan data numerik.
SUM cocok untuk penjumlahan cepat, SUMIF untuk penjumlahan dengan kondisi sederhana, dan SUMIFS untuk analisis data yang lebih kompleks.
Dengan memahami ketiga fungsi ini, pekerjaan administrasi, keuangan, ataupun operasional dapat menjadi jauh lebih efisien.
Jika kamu sedang belajar Excel, coba latih dengan berbagai contoh data agar lebih terbiasa. Semakin sering digunakan, semakin cepat kamu memahami pola dan penerapannya.