Mengelola website WordPress berbasis Elementor sering kali menuntut fleksibilitas, terutama ketika kita ingin memindahkan halaman dari satu website ke website lain.
Tujuannya bisa beragam: seperti migrasi ke domain baru, pembuatan template berdasarkan halaman yang sudah ada, dan tidak ingin import website bulat-bulat.
Untuk itu, memahami proses export–import Elementor page menjadi hal yang krusial agar kinerja website tidak terganggu .
Artikel ini saya akan menjelaskan secara rinci cara memindahkan page Elementor antar website, mulai dari langkah dasar hingga solusi ketika terjadi error seperti gambar tidak muncul, widget tidak kompatibel, hingga masalah versi plugin.
Perlu diketahui sejak awal, pembahasan ini hanya untuk memindahkan halaman ke website yang berbeda. Selain itu cara ini tanpa menggunakan plugin tambahan ya!
Mengapa Hanya Memindahkan Halaman Elementor Saja?
Ada banyak alasan pengembang website hanya memindahkan halaman saja, di antaranya:
- Menghemat waktu development karena tidak perlu mendesain ulang dari nol.
- Kapasitas website terlalu besar untuk di migrasi ke live, sementara hanya membuat halaman saja.
- Mengurangi resiko kehilangan data, jika di live banyak data baru dan memindahkan ulang dari staging nantinya data terbaru tentunya akan hilang. Kok bisa hilang? tentunya ketimpa dengan yang lama
Ketahui! Elementor memiliki fitur template yang juga berfungsi untuk membantu pengembang website memindahkan halaman atau template dengan mudah ke website manapun yang menggunakan Elementor.
Dengan fitur Export Template, Elementor menawarkan proses yang cepat dan aman, sehingga desain tetap identik tanpa perubahan struktur.
Fitur Template Elementor
Apa itu fitur template elementor? Template Elementor adalah fitur untuk menyimpan, mengelola, dan menggunakan ulang desain yang sudah dibuat.
Dengan template, kita tidak perlu mendesain ulang dari awal, cukup insert template dan edit sesuai kebutuhan. Cocok untuk workflow desain yang cepat dan konsisten.
Jenis Template di Elementor
Elementor menyediakan beberapa jenis template, masing-masing dengan fungsi berbeda:
1. Page Template
Template untuk halaman penuh (full halaman). Biasanya digunakan untuk:
- Landing page
- About us
- Contact page
- Sales page
- Portfolio
Ketika disimpan, desain halaman akan tersimpan utuh dan bisa diimport ke website lain.
2. Section Template
Ini hanya menyimpan bagian tertentu, bukan satu halaman penuh.
Contoh penggunaannya:
- Section hero banner
- Pricing table
- Testimonial slider
- Call to action
- FAQ section
Manfaatnya, kita bisa membuat library section reusable untuk beberapa halaman.
3. Theme Builder Template
Ini termasuk fitur lanjutan (Elementor Pro):
- Header
- Footer
- Single Post
- Archive Page
- Search Result
- 404 Page
- WooCommerce Template (Single Product, Shop, Cart, Checkout, dsb)
Dengan Theme Builder, kita bisa membentuk struktur tema WordPress tanpa coding.
4. Popup Template
Untuk membuat popup interaktif:
- Newsletter subscription
- Promo diskon
- Exit intent popup
- Login popup
- Pop-up pemberitahuan
Popup dapat diatur dengan trigger, kondisi, dan display rule.
Jadi teman-teman, nantinya kita akan migrasi halaman elementor menggunakan fitur Template ya. Penting sekali untuk memahami fitur template elementor sebelum melakukan migrasi.
Lanjut…….
Cara Migrasi Halaman Elementor
Pertama-tama yang perlu Anda lakukan adalah export halaman elementor yang ingin dimigrasi ke website lain. Caranya?
Cara Export Page Elementor ke File Template
Elementor menyediakan fitur export untuk memindahkan halaman secara utuh. Berikut langkahnya:
- Buka halaman yang ingin dipindahkan pada mode Edit with Elementor
- Klik ikon titik tiga di pojok kiri bawah (versi lama). Pojok kanan atas pada tombol publish, klik tanda panahnya (versi terbaru)

- Pilih Save as Template
- Beri nama template sesuai keperluan

- Masuk ke dashboard wordpress, pilih menu Templates → Saved Templates
- Klik Export Template untuk mengunduh file berformat
.json

File .json inilah yang nantinya digunakan untuk proses import di website lain. File ini aman, ringan, dan tidak mengubah struktur website.
Cara Import Page Elementor ke Website Lain
Setelah mendapatkan file .json, kita dapat mulai proses import ke website WordPress lain.
- Login ke website tujuan
- Pastikan plugin Elementor aktif dan minimal versi kompatibel
- Masuk ke menu Templates → Saved Templates
- Klik tombol Import Templates

- Upload file
.jsonhasil export - Setelah berhasil, buat halaman baru, beri nama dan publish.
- Klik Insert untuk menerapkan ke halaman baru, pilih template dan tunggu hingga proses selesai.
- Pastikan koneksi internet stabil
Dalam hitungan detik, desain halaman akan muncul secara utuh tanpa perlu desain ulang.
Baca juga: Mengatasi Halaman Blank Setelah Import Template Elementor
Mengatasi Error Saat Memindahkan Page Elementor
Dalam beberapa kasus, proses migrasi tidak selalu mulus. Berikut masalah umum dan solusinya:
1. Gambar Tidak Muncul
Masalah:
- Link gambar masih mengarah ke domain lama
Solusi:
- Gunakan plugin Better Search Replace
- Ganti URL domain lama ke domain baru
- Klik Run Search/Replace
2. Widget Tidak Kompatibel
Terjadi ketika website tujuan tidak memiliki plugin yang sama
Solusi:
- Install plugin Elementor tambahan yang diperlukan
- Cek versi Elementor Pro jika desain menggunakan fitur premium
3. Style Font Berbeda
Biasanya karena konfigurasi Global Fonts berbeda
Solusi:
- Samakan pengaturan di Site Settings → Typography
4. Tidak Bisa Import File Template
Umumnya karena limit upload file hosting
Solusi:
- Naikkan limit Max Upload / Max Memory / Max Execution Time
- Bisa lewat
.htaccessatau panel hosting
Artikel lainnya: Cara Mengatasi Elementor Pro Gagal Update
Hal yang Perlu Diperhatikan Agar Migrasi Berhasil
Agar proses berjalan tanpa kendala, berikut tips penting:
- Sesuaikan versi Elementor di kedua website
- Jika memakai Elementor Pro, pastikan lisensi aktif
- Sinkronkan font, icon pack, dan library global
- Backup website sebelum migrasi
- Pastikan plugin yang dipakai masih tersedia & update
Dengan mengikuti langkah ini, proses transfer halaman menjadi lebih aman dan cepat.
Kesimpulan
Memindahkan atau import Elementor page ke website lain merupakan hal yang sangat mudah dilakukan dan memberikan banyak manfaat, terutama dalam konteks efisiensi kerja dan konsistensi desain.
Dengan memanfaatkan fitur Export Template, plugin migrasi, hingga pengaturan kompatibilitas, proses migrasi dapat dilakukan tanpa mengorbankan tampilan maupun fungsionalitas.
Panduan ini memastikan proses migrasi berjalan lebih rapi, cepat, dan aman, baik untuk kebutuhan personal, pekerjaan profesional, maupun lingkungan bisnis.