Jangan Ketuker! Ini Bedanya Patterns vs Templates di Gutenberg

bedanya patterns dengan templates

Kalau Anda lagi ngulik WordPress, khususnya pakai editor Gutenberg, pasti pernah nemu istilah Patterns dan Templates.

Sekilas kelihatannya mirip, sama-sama bantu bikin layout lebih cepat. Tapi sebenarnya, keduanya punya fungsi yang beda cukup signifikan.

Nah, biar gak salah pakai, yuk simak penjelasannya berikut ini.

Apa Itu Patterns di Gutenberg?

Patterns (atau sering disebut Block Patterns) itu ibarat “potongan layout siap pakai”. Jadi Anda bisa langsung insert kumpulan blok yang sudah didesain sebelumnya ke dalam halaman atau post.

Contohnya:

  • Section hero (judul + deskripsi + tombol)
  • Layout 3 kolom
  • Testimoni
  • FAQ
  • Banner CTA

Keunggulan Patterns:

  • Praktis banget, tinggal klik langsung masuk ke editor
  • Bisa diedit bebas setelah dimasukkan
  • Cocok buat bikin halaman dengan cepat tanpa harus desain dari nol

Jadi, Patterns itu lebih ke shortcut desain. Anda gak perlu mikirin struktur dari awal.

Cocok untuk buat satu tampilan bisa dipakai banyak halaman, sekali edit akan berubah di semua halaman yang menggunakan pattern tersebut.

Apa Itu Templates di Gutenberg?

Nah, kalau Templates itu beda level. Templates adalah struktur layout untuk satu halaman atau post secara keseluruhan.

Biasanya Templates digunakan untuk:

  • Halaman blog (single post)
  • Halaman archive
  • Page layout (full width, sidebar, dll)
  • Custom post type
  • Halaman category
  • dll

Templates ini ngatur:

  • Header
  • Footer
  • Konten utama
  • Struktur global halaman

Keunggulan Templates:

  • Mengontrol tampilan global
  • Konsisten di semua halaman dengan template yang sama
  • Cocok buat branding dan struktur website

Jadi, Templates itu lebih ke kerangka utama halaman, bukan cuma potongan kecil.

Letak Patterns dan Templates

Masih belajar guttenberg dan ngulik lebih dalam? menemukan letak atau posisi Patterns dan Templates tidaklah sulit.

Untuk dapat mengakses kedua fitur ini, silahkan masuk ke halaman Dashboard » Appearance » Editor

bedanya patterns dengan templates

Lihat pada sisi kanan dashboard, posisinya berada dibagian bawa sidebar

bedanya patterns dengan templates

Perbedaan Utama Patterns vs Templates

Biar makin jelas, ini perbandingan simpel tentang bedanya patterns dengan templates di gutenberg:

1. Fungsi

  • Patterns: Bagian kecil dari halaman (section)
  • Templates: Struktur penuh halaman

2. Penggunaan

  • Patterns: Insert manual di dalam editor
  • Templates: Dipakai otomatis untuk halaman tertentu

3. Fleksibilitas

  • Patterns: Bisa diubah bebas tanpa pengaruh ke yang lain
  • Templates: Kalau diubah, bisa berdampak ke banyak halaman

4. Tujuan

  • Patterns: Mempercepat desain konten
  • Templates: Mengatur layout global

Contoh Biar Kebayang

Misalnya Anda lagi bikin website company profile.

  • Pakai Template untuk menentukan struktur halaman “About Us”
    • Ada header
    • Section konten
    • Footer
  • Lalu di dalam halaman itu, Anda pakai Patterns
    • Pattern hero di atas
    • Pattern team member
    • Pattern testimoni

Jadi:
👉 Template = kerangka rumah
👉 Pattern = isi furniturnya

Kapan Harus Pakai Patterns dan Templates?

Gunakan Patterns kalau:

  • Mau bikin section cepat
  • Gak mau desain dari nol
  • Sering pakai layout yang sama di banyak halaman
  • Fokus ke konten, bukan struktur

Contoh:
Landing page, halaman promo, blog post

Gunakan Templates kalau:

  • Mau kontrol tampilan seluruh halaman
  • Butuh konsistensi desain
  • Bikin theme atau custom layout
  • Mengatur struktur global website

Contoh:
Single post layout, archive blog, halaman produk

Tips Biar Gak Salah Pakai

Biar makin efektif, ini tipsnya:

  1. Gabungkan keduanya
    Jangan pilih salah satu—justru paling powerful kalau digabung.
  2. Gunakan Patterns untuk efisiensi
    Kalau kerja cepat itu prioritas, Patterns adalah sahabat terbaik.
  3. Gunakan Templates untuk sistem
    Kalau bikin website serius (client project), Templates wajib dipakai.
  4. Custom Patterns sendiri
    Bisa simpan layout buatan sendiri jadi reusable pattern.

Kesimpulan

Singkatnya, bedanya Patterns dengan Templates di Gutenberg itu ada di skala dan fungsi:

  • Patterns = potongan desain siap pakai
  • Templates = struktur utama halaman

Keduanya bukan saling menggantikan, tapi saling melengkapi. Kalau bisa pakai dua-duanya dengan tepat, workflow bikin website di WordPress bakal jauh lebih cepat dan rapi.

Artikel lainnya:

Previous Article

Koordinat Pokemon GO 2026 Paling Viral! 30 Spot Farming Pokemon & Raid Nonstop

Next Article

Cara Aman Tambah Kode di WordPress Pakai Plugin Snippet Terbaik 2026

Write a Comment

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *