Classic Editor WordPress Hilang? Begini Cara Menampilkannya Lagi

menampilkan classic editor wordpress

Bagi banyak pengguna WordPress, keberadaan classic editor masih menjadi pilihan utama karena tampilannya yang sederhana dan alurnya yang cepat.

Meski WordPress terus mendorong dan menawarkan penggunaan block editor atau Gutenberg, tidak sedikit pemilik website yang tetap merasa nyaman dengan editor klasik.

Namun, beberapa pengguna tiba-tiba mendapati masalah bahwa classic editor hilang dari dashboard mereka.

Artikel ini akan membahas penyebab hilangnya tampilan editor klasik dan bagaimana cara menampilkannya kembali dengan mudah. Jangan panik dulu ya 🙂

Mengapa Classic Editor Bisa Hilang?

WordPress secara rutin memperbarui sistemnya demi keamanan dan fitur terbaru. Pada beberapa pembaruan, pengaturan lama dapat berubah, termasuk opsi editor.

Ketika pembaruan terjadi, WordPress sering mengatur ulang penggunaan block editor (gutenberg) sebagai editor default.

Sebenarnya ini tidak hilang, hanya saja diganti bentuk dan tampilan pengguna saja, lebih modern sebenarnya.

Classic editor mulai diganti sejak wordpress versi 5.0, yang dirilis tanggal 6 Desember 2018.

Sejak versi tersebut, Gutenberg ditetapkan sebagai editor default untuk seluruh pengguna WordPress. Editor klasik tetap masih bisa digunakan kok, hanya saja butuh cara tambahan.

Cara Menampilkan Classic Editor WordPress

Berikut langkah lengkap untuk mengembalikan atau menampilkan classic editor agar dapat digunakan kembali di editor halaman atau post WordPress Anda.

1. Instal atau Aktifkan Plugin Classic Editor

Ini adalah solusi paling cepat dan paling umum digunakan, paling aman juga sih,

  1. Masuk ke menu Plugins
  2. Klik Add New
  3. Cari plugin bernama Classic Editor
  4. Klik Install Now, lalu Activate

Setelah plugin aktif, WordPress otomatis menampilkan kembali editor klasik pada bagian editor halaman ataupun post.

Jangan lupa ya, pastikan pengaturannya sudah benar.

  1. Masuk ke menu Settings → Writing
  2. Cari opsi Default editor for all users
  3. Pilih “Classic Editor”
  4. Klik Save Changes

Pengaturan ini memastikan bahwa semua user menggunakan editor klasik secara default.

2. Gunakan Kode untuk Memaksa Classic Editor

Jika Anda lebih memilih solusi tanpa plugin, Anda dapat menambahkan kode berikut ke functions.php:

add_filter('use_block_editor_for_post', '__return_false');

Kode ini akan menonaktifkan block editor dan memaksa WordPress menggunakan editor klasik.

Alternatif Lain Jika Belum Muncul

Jika classic editor masih tidak muncul:

  1. Coba nonaktifkan plugin lain satu per satu
  2. Periksa apakah ada plugin builder, plugin blok, atau plugin optimize yang menimpa editor
  3. Jika masalah muncul setelah mengganti tema, coba aktifkan twentytwenty atau tema bawaan WordPress untuk memastikan tidak ada konflik

Apakah Classic Editor Masih Layak Digunakan?

Walaupun classic editor masih digunakan banyak orang, WordPress terus mendorong ekosistem menuju block editor.

Editor modern tersebut memiliki fleksibilitas lebih besar, kompatibilitas lebih baik dengan tema dan plugin baru, serta didukung penuh oleh pembaruan keamanan.

Namun, jika Anda lebih suka kecepatan dan kesederhanaan classic editor, maka tidak ada salahnya untuk tetap menggunakannya.

Plugin Classic Editor resmi akan tetap didukung hingga WordPress benar-benar menghentikan dukungan di masa depan.

Info Tambahan!

Editor klasik tetap bisa digunakan melalui plugin Classic Editor, yang disediakan secara resmi oleh WordPress untuk membantu proses transisi.

Plugin ini awalnya direncanakan didukung hingga 2021, namun kemudian diperpanjang karena masih banyak pengguna yang bergantung pada editor klasik.

Kesimpulan

Hilangnya classic editor di WordPress bisa terjadi karena pembaruan otomatis, konflik plugin, hingga perubahan pengaturan internal. Namun, untungnya cara mengembalikannya sangat mudah.

Anda dapat memasang plugin Classic Editor, mengatur ulang konfigurasi writing settings, atau menonaktifkan plugin yang mengganggu.

Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, Anda dapat kembali menggunakan classic editor secara optimal tanpa mengubah alur kerja yang sudah terbiasa Anda gunakan.

Previous Article

Headless WordPress: Pengertian, Fungsi, dan Bagaimana Cara Kerjanya

Next Article

Step-by-Step Cara Mengakses Error Log di cPanel

Write a Comment

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *