Address

Perm. Handayani, Jl. Handayani, Pekanbaru, Riau

Contact

Perbedaan Warna RGB dan CMYK – RGB dan CMYK sering kali kita dengar kedua istilah ini pada pembahasan yang berkaitan dengan warna. Para designer baik itu grafis maupun website sering kali menggunakan kedua warna ini. Anda sudah tahu perbedaan mendasar dari warna RB dan CMYK? Jika belum, simak penjelasannya berikut ini.

RGB dan CMYK adalah format atau model warna yang paling sering para designer gunakan dalam dunia design. Penggunaanya seperti untuk kebutuhan media cetak, web atau digital. RGB lebih sering untuk kebutuhan website atau digital, sementara itu untuk model warna CMYK lebih sering untuk kebutuhan percetakan.

Kedua model warna ini memiliki perbedaan yang sangat jelas, jika kita lihat dari sisi kontras warna RGB memiliki ketajaman warna yang sangat baik. Berbanding terbalik dengan CMYK yang memiliki kontras warna kurang baik. Untuk perbedaan lainnya mari pahami dari penjelasan berikut ini dari kedua model warna ini.

Baca juga: Situs Jual Foto Online Terbaik dan Terpercaya

Model Warna RGB

Red Green Blue atau biasa kita kenal dengan istilah RGB dalam dunia design. Seperti yang sudah saya sampaikan diawal bahwa RGB digunakan untuk kebutuhan website atau digital, dan dapat digunakan untuk beberapa device seperti monitor dan scanner. Memiliki warna dasar Red Green dan Blue, jika dari beberapa warna dasar tadi kita kombinasikan akan menghasilkan warna baru. Inilah yang menyebabkan RGB memiliki istilah lain yaitu Additive Color.

Istilah baru ini merujuk pada pencampuran tiga warna primer dan akan menghasilkan warna putih, dan pencampuran warna primer akan menghasilkan warna sekunder. Untuk itu ini sangat cocok untuk kebutuhan pembuatan warna background pada website dan font.

Lihat gambar berikut ini untuk melihat perpaduan dari warna Red Green Blue:

perbedaan warna rgb dan cmyk
Sumber gambar: https://blog.protoypr.io/

Warna biru muda (Cyan) pada gambar sebelah kiri merupakan perpaduan dari warna hijau dan biru, sementara itu warna kuning (Yellow) merupakan perpanduan antara warna merah dengan hijau. Lalu bagaimana untuk perpaduan wanra biru dengan merah akan menghasilkan warna apa? Berikut untuk perpaduan lengkap warna RGB,

perbedaan warna rgb dan cmyk

Model Warna CMYK

Model warna selanjutnya adalah CMYK, kepanjangan dari Cyan Magenta Yellow dan Key (Black). Sama seperti warna RGB, jika beberapa warna yang ada pada model CMYK maka akan menghasilkan warna baru. Sebagai contoh warna cyan, magenta dan yellow apabila di campur maka akan menghasilkan warna hitam. Namun sayangnya warna hitam yang dihasilkan tidak berwarna hitam pekat seperti RGB.

Untuk melihat lebih jelas perpaduan warna yang dihasilkan ketika beberapa warna CMYK kita kombinasikan dan akan menghasilkan warna baru, lihat gambar dibawah ini:

perbedaan warna rgb dan cmyk

Perbedaan

Jika sudah memahami apa itu warna RGB dan CMYK, selanjutnya yang perlu Anda ketahui adalah perbedaan dari kedua model warna ini. Apa saja perbedaanya? Berikut ini adalah beberapa perbedaan yang dapat Anda ketahui:

  • Susunan Warna

Perbedaan yang mendasar dari kedua model warna ini adalah susunan atau kombinasi warna setiap model. Jika RGB memiliki susunan warna merah, hijau, dan biru. Sedangkan untuk CMYK memiliki susunan warna Cyan, Magenta, kuning dan hitam.

  • Model Warna

RGB merupakan model warna Aditif, mengapa demikian? Ini dikarenakan sifat dari warna RGB yang jika kita kombinasikan maka hasilnya adalah spektrum warna yang sangat banyak dan luas. Sementara itu CMYK adalah model warna yang subtraktif, ini karena CMYK mampu menghasilkan spektrum warna yang terlihat, proses half-toningnya yang menyebabkan model warna ini memiliki spektrum menonjol.

  • Fungsi dan Tujuan Penggunaan

Dari fungsi dan tujuan penggunaanya, RGB lebih digunakan untuk kebutuhan gambar di sistem elektronik. Sistem elektronik seperti layar televisi, monitor komputer, kamera, TV LCD/LED, dan mesin scanner. Sementara itu, model warna CMYK banyak digunakan untuk kebutuhan digital printing. Para designer grafis lebih menyukai penggunaan model warna ini karena bisa menutupi sebagian atau keseluruhan warna pada background putih.

Penerapan RGB pada Website

Seperti yang sudah saya katakan sebelum masuk pembahasan ini mengenai model warna RGG, bahwasannya RGB dapat kita gunakan untuk kebutuhan pembuatan website. Ini dapat kita implementasikan pada kode CSS. Seperti warna fotn, background color dan border color.

Baca juga: Jenis-jenis Satuan Ukuran di CSS

Lalu bagaimana implementasinya? Berikut ini dasar yang perlu Anda ketahui sebelum menggunakan rgb pada kode css. RGB memiliki struktur rgb(…, …, …) dan memiliki nilai maksimal hingga 255, dalam artian lain Anda dapat menggunakan nilai 0 hingga 255 sebagai nilai acuan didalam rgb.

.body {
    color: rgb(255, 0, 0);
    background-color: rgb(0, 0, 255);
    border-color: rgb(139, 0, 0);
}

Jika Anda ingin menentukan warna RGB dan CMYK namun tidak tahu kode atau nilai untuk membuat warna itu, dapat menggunakan bantuan Google. Silahkan Ketik Color Picker, maka akan muncul color picker warna. Anda cukup menggeser ke warna yang dicari, nantinya akan muncul kode atau nilai warna seperti RGB, CMYK, HSV dan HSL.

Jadi, demikianlah pembahasan mengenai model warna CMYK dan RGB. Apakah Anda sudah memahami jelas tentang kedua model warna ini? Perlu saya ingatkan kembali, meskipun kedua model warna ini memiliki kesamaan yaitu warna. Namun nyatanya, ada perbedaan dalam hal penggunaan dan tujuannya.

Jika ada pertanyaan seputar pembahasan tadi, silahkan ajukan pada kolom komentar ya. Semoga bermanfaat dan terimakasih!


administrator

Eko Pramono lebih akrab disapa Pram, seorang web developer, suka nulis, suka ngegame, dan suka turing. Bekerja di salah satu perusahaan Digital Marketing.

Leave a Reply

Your email address will not be published.